Overdosis kafein berdampak buruk bagi kesehatan melalui konsumsi kopi berlebihan

 Overdosis kafein berdampak buruk bagi kesehatan melalui konsumsi kopi berlebihan



Kafein adalah senyawa kimia alamai yang termasuk dalam kelompok alkaloid metilxantin yang bersifat sebagai stimulant system saraf pusat. Zat ini banyak ditemukan pada tanaman seperti kopi, teh, kakao dan guarana. Kafein merupakan salah satu zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di dunia karena kemampuannya meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa Lelah. Dalam tubuh manusia, kafein bekerja terutama dengan cara menghambat reseptor adenosin di otak yang berfungsi menimbulkan rasa kantuk dan membantu tubuh beristirahat, ketika kafein menghambat reseptor tersebut maka seseorang merasa lebih terjaga, lebih focus dan peningkatan energi sementara. (U.S. Food nd Drug dministrtion (FD). 2024)

Konsumsi kafein secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan seperti gangguan tidur karena kafein dapat membuat seseorang terjaga dan sulit tidur karena sifatnya sebagai stimulan yang merangsang system saraf, kafein dapat merangsang produksi asam lambung sehingga dapat menimbulkan sakit perut, mual atau diare (Poltekkes Tasikmalaya, 2025). Konsumsi kafein berlebihan juga dapat mempengaruhi system kardiovaskular seperti peningkatan tekanan darah, peningkatan denyut jantung dan aritmia jantung (Yonata, A., & Saragih, D. G. P. 2016)

Upaya pencegahan agar dampak negatif tersebut dapat dihindari yaitu dengan membatasi asupan kafein harian, menghindari konsumsi kafein menjelang tidur sehingga dapat mengganggu kualitas tidur, mengganti minuman berkafein dengan alternative yang lebih sehat seperti air putih, jus buah atau minuman herbal. (Fernandi, R. 2019).



DAFTAR PUSTAKA

-Fernandi, R. (2019). Efek Kafein terhadap Kesehatan Manusia. Cermin Dunia Kedokteran.
https://cdkjournal.com/index.php/CDK/article/view/539/0

-Poltekkes Tasikmalaya. (2025). Konsumsi Kafein Berlebih di Kalangan Remaja: Gangguan Tidur hingga Masalah Pencernaan.
https://rmik.poltekkestasikmalaya.ac.id/2025/07/23/konsumsi-kafein-berlebih-di-kalangan-remaja-gangguan-tidur-hingga-masalah-pencernaan/

-U.S. Food and Drug Administration (FDA). (2024). Spilling the Beans: How Much Caffeine is Too Much?
https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/spilling-beans-how-much-caffeine-too-much

-Yonata, A., & Saragih, D. G. P. (2016). Pengaruh Konsumsi Kafein pada Sistem Kardiovaskular.
https://www.e-jurnal.com/2018/03/pengaruh-konsumsi-kafein-pada-sistem.html



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KRISTAL ADA DI URINE, KOK BISA?

MENGENAL APA ITU ANTIGEN DAN ANTIBODI : PILAR UTAMA SISTEM IMUN DALAM MELAWAN PENYAKIT

Benarkah Seblak Menyebabkan Usus Buntu??